Hallo Gaes, :)
Okey kali ini saya sedikit berbagi ilmu kepada kalian, semoga bermanfaat :)
Jadi disuatu telaga besar milik seorang saudagar kaya, hidup lah bermacam-macam ikan dengan suka cita, senang-bahagia. Telaga itu begitu besar dengan berbagai macam tanaman air yang menghiasi, yang memberikan suasana tenang bagi siapa saja yang melihatnya. Dan tepat di tengah telaga tersebut, terdapat sebuah air mancul kecil, yang menghasilkan gelembung-gelembung udara dari dalam air. Ikan yang berada didalam telaga tersebut terlihat kesana kemari dengan gembira bermain-main dengan gelembung-gelembung air tersebut.
Sang saudagar kaya tersebut sangat mencintai ikan-ikannya sehingga dengan rajin stiap harinya, dia memberikan makan ikan-ikan tersebut dengan udang-udang kecil yang dihaluskan. Hampir ratusan ikan yang tinggal didalam telaga tersebut, dengan berbagai macam jenis dan bentuknya. Dan dari ratusan ikan tersebut, terdapat seekor ikan mas yang bertubuh besar dan berwarna emas. Sepintas ikan mas ini sangatlah lincah dan menarik, namun ada satu sifak jelek yang dimiliki ikan ini, yaitu sifat ketergantungannya.
Pada saat siang hari, ikan-ikan di telaga tersebut seperti biasa menanti tuannya untuk diberi makan, termasuk si ikan mas. Namun setelah ditunggu-tunggu sang saudagar kaya yang dinanti tidak kunjung datang juga. Ternyata karena suatu kesibukkan mengharuskan sang saudagar kaya untuk keluar kota untuk waktu yang agak lama. Ikan-ikan ditelaga tersebut berinisiatif memakan tanaman air yang ada disekitar telaga tersebut, hanya si ikan mas yang tetap menunggu dan menunggu.
"Hai ikan mas, makanlah tanaman air ini, kamu tinggal menggigit dan mengunyahnya, untuk makan siang kamu" Teriak Ikan-Ikan yang lain kepada si ikan mas. "Tidak, saya tidak bisa memakan dan menggigitnya. Saya tidak bisa. Saya akan menunggu tuan kita memberi makan saja" Tutur ikan mas. Dan hari semakin larut, namun sang saudagar kaya yang ditunggu ikan mas tersebut, belum kunjung datang. Ikan-ikan yang lain sudah kenyang menyantap tanaman air, hanya si ikan mas yang kelaparan karena belum menakan apapun. Akibat menahan lapar yang begitu dasyatm si ikan mas mulai merasa lemas di sekujur tubuhnya, namun dia tetap merasa tidak bisa memakan tanaman air tersebut, karena dia terbiasa diberi makan oleh tuannya.
Sudah 2 hari, si ikan mas menahan lapar dan akhirnya tubuhnya pun kaku karena kelaparan, di lubang makanan yang berlimpah. Dia mati bukan karena tidak ada makanan, namun karena sifat ketergantungan terhadap orang lain.
Sumber : Bodhi Taruna
Jadi Banyak sekali kita melihat di kehidupan ini, sifat ketergantungan yang berlebih terhadap orang tua, saudara dan terhadap orang lain. Sifat ketergantungan yang berlebih lah akan membuat diri kita tidak terasah, merasa tidak percaya diri dan tidak mampu mengekspresikan kemampuan diri kita. Kita boleh belajar, mengikuti dan dimotivasi oleh orang lain, namun hendaknya kita harus selalu yakin pada kemampuan diri kita, harus selalu yakin untuk menjadi sukses, dan tentunya tidak lupa berdoa kepada sang pencipta, sehingga usaha dan kemampuan kita pasti bakal sempurna dan menjadi sukses.
Jadilah Diri Anda Seutuhnya !!
Thursday,20 September 2018

No comments:
Post a Comment